Waktu ini aku bersama kantor mengadakan acara pengobatan gratis di Desa Taro, Kec. Tegalalang Gianyar. Pada kesempatan itu, aku sempat bersembahyang di Pura Dalem Waturenggong. Pura ini berdiri saat pemerintahan Dalem Waturenggong.
Pemerintah Dalem Waturenggong merupakan puncak kebesaran atau jaman kemasan Kerajaan Bali. Karena pada jaman Dalem Waturenggong, wilayah kerajaan Bali sudah meluas sampai ke Sasak (lombok), Sumbawa, Balmbangan dan Puger. Dalem Waturenggong adalah raja yang sangat ditakuti oleh raja Pasuruan dan Raja Mataram. Pemerintah Dalem Waturenggong pada abad XVI (sekitar tahun 1550 M) merupakan awal lepasnya ikatan dan pengaruh Majapahit terhadap kerajaan Bali seiring runtuhnya kerajaan Majapahit oleh Kerjaan Islam.

Aku senang sekali akhirnya terkabul juga keinginanku tirtayatra ke Pura Gunung Salak. Udara Bogor sangat dingin waktu itu, dan hujan turun rintik-rintik. Namun, udara dingin tidak menyuruti keinginanku menapaki tangga menuju pura. Disana, aku bertemu beberapa umat hindu yang juga sedang melakukan persembahyangan ke sana. Kami sempat bertegur sapa. Mereka kelihatan senang sekali bisa bertemu kami (aku dan 3 temanku) yang berasal dari Bali.